Neuralink Tanam Chip Otak pada Manusia Pertama

0

Elon Musk, miliarder pendiri Neuralink, mengatakan pada hari Senin bahwa pasien manusia pertama menerima implan dari startup chip otak ini pada hari Minggu dan pulih dengan baik.

“Hasil awal menunjukkan deteksi lonjakan neuron yang menjanjikan,” kata Musk dalam sebuah postingan di platform media sosial X.

Food and Drug Administration AS telah memberikan izin kepada perusahaan tersebut tahun lalu untuk melakukan uji coba pertama untuk menguji implannya pada manusia.

Produk pertama dari Neuralink akan diberi nama Telepathy, kata Musk dalam postingan terpisah di X.

PRIME Study yang dilakukan oleh startup ini adalah uji coba interface brain-computer wireless untuk mengevaluasi keamanan implan dan robot bedah.

Studi ini akan menilai fungsionalitas interface, yang memungkinkan orang dengan quadriplegia atau kelumpuhan keempat anggota badan untuk mengendalikan perangkat dengan pikiran mereka, menurut situs web perusahaan ini.

Neuralink membuka uji coba studi rekrutmen pada September lalu.

Neuralink telah menghadapi seruan untuk pengawasan terkait protokol keamanannya.

Dikabarkan awal bulan ini bahwa perusahaan tersebut didenda karena melanggar peraturan Department of Transportation (DOT) AS mengenai pergerakan bahan berbahaya.

November lalu, empat anggota parlemen AS meminta Securities and Exchange Commission AS untuk menyelidiki apakah Musk melakukan penipuan sekuritas dengan diduga menyesatkan investor tentang keamanan implan otak yang dikembangkan oleh Neuralink.

Teknologi Neuralink terutama akan bekerja melalui implan yang disebut Link – sebuah perangkat seukuran lima tumpukan koin yang ditempatkan di dalam otak manusia melalui operasi invasif.

Menurut perusahaan data Pitchbook, tahun lalu Neuralink yang berbasis di California ini memiliki lebih dari 400 karyawan, dan telah mengumpulkan setidaknya $363 juta.

Meskipun ia mendapatkan sebagian besar berita utama, Musk tidak sendirian dalam mencoba membuat kemajuan di bidang ini, yang secara resmi dikenal sebagai penelitian interface brain-machine atau brain-computer.

Karena penundaan, taipan tersebut dikabarkan telah berupaya untuk bekerja sama dengan pengembang implan Synchron mengenai potensi investasi.

Berbeda dengan Neuralink, versi implannya tidak memerlukan pemotongan tengkorak untuk memasangnya.

Synchron yang berbasis di Australia menanamkan perangkat pertamanya pada pasien AS pada Juli 2022.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *