Kiyosaki Peringatkan S&P Akan Anjlok 70%

0

Dalam hal keuangan, prediksi dan peringatan dari tokoh-tokoh terkenal dapat menimbulkan dampak di pasar, menyebabkan kegembiraan dan ketakutan di kalangan investor.

Baru-baru ini, Robert Kiyosaki, penulis terkenal Rich Dad Poor Dad, melalui X, mengeluarkan peringatan keras: S&P 500 siap mengalami kehancuran besar, berpotensi anjlok hingga 70%.

Pernyataan ini, ditambah dengan rekomendasinya untuk berinvestasi pada aset keras seperti emas, perak dan Bitcoin (BTC).

Peringatan Terbaru Kiyosaki

Penegasan Kiyosaki menimbulkan pertanyaan penting: mengapa para perencana keuangan tidak menganjurkan investasi aset keras sejak dini? Jawabannya, singkatnya, berkisar pada uang – komisi, tepatnya.

Penulis ini berpendapat bahwa perencana keuangan ragu-ragu untuk mengarahkan klien ke aset keras karena daya tarik investasi tradisional dan komisi besar yang dihasilkannya. Namun, ia menekankan bahwa data historis mendukung keunggulan aset keras, khususnya emas, yang telah mengungguli S&P selama beberapa dekade.

Gagasan tentang kehancuran pasar yang akan terjadi bukanlah hal baru dalam narasi Kiyosaki. Dia menunjuk pada bukunya, Rich Dad’s Prophecy, yang menurut laporan dia meramalkan peristiwa dahsyat yang akan terjadi bertahun-tahun yang lalu. Tweet-nya berfungsi sebagai pengingat dan ajakan bertindak bagi investor untuk menilai kembali strategi mereka dan memilih penasihat keuangan dengan bijak.

Sehubungan dengan peringatan Kiyosaki, investor diimbau untuk berhati-hati dan tekun dalam menghadapi kondisi keuangan yang bergejolak. Meskipun prospek penurunan pasar mungkin meresahkan, hal ini juga memberikan peluang bagi investor yang cerdik untuk menjaga kekayaan mereka dan memanfaatkan aset-aset yang dinilainya terlalu rendah.

Menganut diversifikasi dan memasukkan aset-aset keras ke dalam portofolio investasi dapat menjadi strategi yang bijaksana dalam memitigasi potensi kerugian di tengah volatilitas pasar.

Pernyataan Kiyosaki menjadi peringatan bagi investor untuk mengevaluasi kembali pendekatan investasi mereka. Selama akhir pekan ia mempertanyakan keberlanjutan American Empire di tengah utang yang mencapai rekor tinggi dan kebiasaan belanja yang berlebihan.

Sejalan dengan kemunduran Roman Empire, dia memperingatkan agar tidak mengulangi kesalahan sejarah dan mendesak investor untuk memprioritaskan aset seperti emas, perak dan Bitcoin. Mengingatkan kita bahwa sejarah sering kali terulang kembali.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *