Jenis Pemerasan Digital Lainnya

Sekarang kita telah mendefinisikan dua jenis ransomware yang umum, kita perlu berbicara sedikit tentang teknik pemerasan digital lainnya yang digunakan oleh penjahat di dunia maya untuk memeras uang dari korbannya. Ada tiga jenis.

Scareware (Antivirus Palsu dan Aplikasi Menyesatkan)

Kita sudah berbicara tentang scareware; jenis malware ini bekerja dengan meyakinkan korban untuk membeli sesuatu secara online yang tidak diperlukan dengan menghadirkan peringatan keamanan palsu kepadanya. Misalnya, scareware dapat ditemukan di dua lokasi.

  • Ketika seorang pengguna mengunjungi situs web yang dikompromikan dengan scareware, situs web yang terinfeksi akan menampilkan pop-up yang tampaknya merupakan pesan asli yang dihasilkan oleh OS Windows atau oleh vendor antivirus asli. Pop-up ini akan memberitahu pengunjung bahwa mesinnya terinfeksi virus yang tidak dapat dihapus oleh program antivirus biasa, dan meminta pengguna untuk membeli secara online (yang palsu) untuk menyelesaikan masalah. Variasi lain dari scareware memberikan pengunjung pilihan untuk melakukan panggilan gratis ke teknisi untuk menyelesaikan masalah dari jarak jauh, di mana taktik social engineering lebih lanjut dapat diterapkan untuk memperoleh informasi rahasia dari korban
  • Jika pengguna melihat peringatan pop-up seperti ini saat tidak menjelajah online, ini berarti mesinnya terinfeksi scareware

DDoS Extortion

Distributed denial-of-service dapat dianggap semacam pemerasan digital ketika penyerang mengancam entitas target (misalnya, bank online, ritel atau organisasi apapun yang sangat bergantung pada kehadiran online-nya untuk menghasilkan pendapatan) dan meminta uang untuk tidak menargetkannya dengan serangan seperti ini. Jika penjahat cyber berhasil memeras uang menggunakan metode ini, kemungkinan entitas korban tidak akan melaporkan kejahatannya.

Data Compromise Ransom

Dalam jenis pemerasan digital ini, pelaku akan mengancam korban untuk mengeluarkan data yang dikompromikan kepada publik kecuali jika tebusan dibayarkan. Taktik semacam ini terbukti efektif ketika menargetkan individu dan korban korporasi.

(Visited 12 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *