Emas vs Bitcoin: Penjelasan Preferensi Kiyosaki Terhadap Bitcoin

0

Kabar menggembirakan dari dunia keuangan. Investor dan penulis terkenal Robert Kiyosaki baru-baru ini berbagi pemikirannya tentang Bitcoin, lebih memilihnya daripada aset tradisional seperti emas, perak dan minyak. Ini mungkin mengejutkan beberapa orang, karena Kiyosaki dikenal menganjurkan investasi di bidang emas dan real estate. Namun, peralihannya ke Bitcoin dan perbandingan emas versus Bitcoin memberikan perspektif baru yang perlu ditelusuri.

Keuntungan Unik Bitcoin: Persediaan Terbatas

Salah satu poin penting Kiyosaki adalah perbedaan mendasar antara Bitcoin dan aset tradisional seperti emas, perak dan minyak. Meskipun ia mengakui kepemilikannya atas tambang emas, perak dan sumur minyak, ia menyampaikan kekhawatiran mengenai meningkatnya pasokan komoditas-komoditas ini seiring dengan naiknya harga komoditas tersebut.

Sebaliknya, pasokan Bitcoin yang terbatas sebanyak 21 juta koin memastikan kelangkaannya terlepas dari fluktuasi harga. Kiyosaki menekankan:

“Saya suka emas dan perak. Saya memiliki tambang emas dan perak. Masalah dengan emas dan perak adalah, semakin tinggi harga, semakin banyak emas dan perak yang ditemukan. Sama halnya dengan minyak. Saya juga memiliki sumur minyak. Hal ini tidak berlaku pada Bitcoin, hanya akan ada 21 juta. Itu sebabnya saya menyukai Bitcoin.”

Minat Terhadap Bitcoin Dibandingkan Emas

Pernyataan Kiyosaki baru-baru ini bertepatan dengan lonjakan minat terhadap Bitcoin, didorong oleh faktor-faktor seperti meningkatnya penerimaan dan kekhawatiran terhadap inflasi. Banyak investor memandang Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap sistem keuangan tradisional dan penyimpan nilai yang stabil di masa yang tidak menentu. Khususnya, Michael Saylor secara konsisten menekankan peran Bitcoin sebagai perisai terhadap inflasi.

Narasi Emas Digital Bitcoin & Pengaruhnya

Selain pasokannya yang terbatas, Bitcoin sering disebut sebagai emas digital oleh para pendukungnya, karena kemiripannya dengan logam mulia. Tokoh seperti Michael Saylor menyamakan Bitcoin dengan emas, dengan memperhatikan kualitas unggulnya seperti kemampuan transfer digital dan kelangkaannya. Narasi ini mendapatkan daya tarik karena investor mencari alternatif terhadap aset-aset safe haven tradisional seperti emas.

Pemain industri utama seperti eksekutif Fidelity Investment Jurrien Timmer juga menggemakan sentimen ini, menyebut Bitcoin sebagai emas eksponensial.

ETF Bitcoin Melampaui ETF Emas

Perkembangan terkini di sektor keuangan menggarisbawahi meningkatnya dominasi Bitcoin, dengan para analis memperkirakan bahwa Bitcoin Exchange-Traded Fund (ETF) spot dapat menyalip ETF emas dalam hal popularitas dan aliran investasi. Aksesibilitas investasi Bitcoin melalui ETF, ditambah dengan potensi keuntungan yang signifikan, telah menarik minat besar investor yang ingin terlibat dengan aset digital tersebut.

Menariknya, analisis terbaru menunjukkan perpindahan dana dari ETF emas ke ETF Bitcoin, menunjukkan adanya pergeseran preferensi investor. Meskipun tidak semua analis setuju dengan tren ini, laporan dari JPMorgan Chase menunjukkan bahwa dana yang keluar dari ETF emas belum tentu masuk ke ETF Bitcoin.

Nate Geraci, pendiri ETF Store, menyoroti pengaruh Bitcoin yang semakin besar dengan mengungkapkan bahwa investasi pada sembilan ETF Bitcoin baru selama dua bulan melampaui aliran ke semua ETF emas dalam lima tahun. Balchunas melaporkan bahwa peluncuran ETF Bitcoin spot di AS telah menarik minat investor yang signifikan, menghasilkan $55 miliar aset yang dikelola dan memungkinkan perdagangan senilai $110 miliar sejak Januari.

Proyeksi Optimis Kiyosaki untuk Bitcoin

Pandangan positif Kiyosaki terhadap Bitcoin selaras dengan keyakinannya terhadap potensi aset digital dalam jangka panjang. Dia secara konsisten mendorong investor untuk mengakumulasi Bitcoin, memperkirakan lonjakan harga yang signifikan di masa depan. Meskipun ada fluktuasi pasar jangka pendek, Kiyosaki tetap berharap tentang masa depan Bitcoin, menunjukkan bahwa Bitcoin dapat mencapai $300.000 pada akhir tahun 2024.

Kesimpulan

Dukungan Robert Kiyosaki terhadap Bitcoin menandakan tren peningkatan minat yang lebih luas terhadap aset digital sebagai pilihan investasi yang layak. Pasokan Bitcoin yang terbatas, properti digital dan potensi keuntungan besar menjadikannya pilihan menarik bagi investor yang mencari selain aset tradisional seperti emas, perak dan minyak. Seiring berkembangnya pasar Bitcoin, perspektif Kiyosaki menjadi bukti perubahan lanskap keuangan dan semakin pentingnya Bitcoin dalam portofolio investasi.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *