Apple Mengakui Location Tracking iPhone 11

Untuk sebuah perusahaan yang menghargai nilai privasi pengguna, Apple telah melanggar kepercayaan pengguna beberapa kali dalam satu tahun terakhir. Baru-baru ini, peneliti keamanan Brian Krebs mengungkapkan bukti bahwa keluarga baru iPhone 11 diam-diam melacak data lokasi pengguna. Setelah penyangkalan, Apple kini secara terbuka mengakui, iPhone 11, iPhone 11 Pro dan iPhone 11 Pro Max telah secara diam-diam melacak lokasi pengguna.

Apple menyalahkan pelacakan sebagai keterpaksaan dengan menyalahkan chip Ultra wideband baru yang digunakan dalam iPhone 2019. Menurut Apple:

Teknologi ultra wideband adalah teknologi standar industri dan tunduk pada persyaratan peraturan nasional yang mengharuskannya dimatikan di lokasi tertentu. iOS menggunakan Location Service untuk membantu menentukan apakah iPhone ada di lokasi terlarang ini untuk menonaktifkan ultra wideband dan mematuhi peraturan. Manajemen kepatuhan ultra wideband dan penggunaan data lokasi dilakukan sepenuhnya pada perangkat dan Apple tidak mengumpulkan data lokasi pengguna.

Pengguna yang telah meneliti masalah ini telah mengonfirmasi bahwa data lokasi tidak dikirim ke server dan tampaknya hanya disimpan di perangkat.

Apple telah menyatakan bahwa update iOS di masa mendatang akan memungkinkan pengguna untuk sepenuhnya menonaktifkan pelacakan lokasi ini. Ini keputusan yang aneh mengingat penekanan perusahaan pada pelacakan lokasi menjadi alat yang diperlukan untuk mengikuti kepatuhan terhadap peraturan. Bagaimana Apple berencana untuk menegakkan peraturan geografis tentang penggunaan hardware UWB tanpa mengelompokkan lokasi pengguna akan menarik untuk dilihat.

(Visited 21 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *