Aplikasi Oximeter untuk Ponsel Android

Gelombang pandemi telah brutal. Jumlah kasus dan kematian keduanya melonjak. Grafik lain yang terus naik bahkan sejak merebaknya pandemi virus corona pada tahun 2020 adalah grafik cybercrime. Penjahat dunia maya menguangkan ketakutan dan keputusasaan manusia. Oximeter adalah perangkat penting untuk melawan virus corona karena membantu memantau kadar oksigen darah. Ada beberapa aplikasi oximeter yang tersedia untuk smartphone Android yang dapat membantu Anda mengukur kadar oksigen darah di ponsel Anda secara gratis. Namun, perusahaan keamanan siber Quick Heal baru-baru ini mengamati bahwa ada beberapa aplikasi oximeter palsu di luar sana yang mencuri data sidik jari untuk Google Pay, PhonePe, Paytm dan lain-lain serta menggunakannya untuk penipuan keuangan. Twitter resmi DGP Karnataka baru-baru ini memperingatkan terhadap satu aplikasi semacam ini. Berikut adalah 7 hal yang harus Anda ketahui sebelum mengunduh aplikasi oximeter di smartphone Anda.

1. Tidak Semua Ponsel Android dapat Membantu Anda Memantau SpO2 atau Kadar Oksigen Darah

Agar ponsel dapat merekam pembacaan SpO2, perangkat memerlukan kemampuan hardware tertentu seperti sensor. Tidak semua ponsel Android dilengkapi dengan sensor seperti ini untuk membantu Anda merekam kadar oksigen darah. Hanya mengunduh aplikasi secara gratis tidak dapat membantu Anda memantau kadar oksigen darah. Sangat sedikit ponsel yang dilengkapi dengan sensor yang diperlukan untuk mengaktifkan pembacaan SpO2 seperti Samsung Galaxy Note 9 atau flagship Samsung lainnya. Juga, pembacaan aplikasi tidak dapat diandalkan. Sangat disarankan agar Anda tidak mengandalkan aplikasi, fitness tracker atau smartphone Anda untuk mengukur kadar oksigen dalam darah karena tidak ada aplikasi atau smartphone ini yang disetujui oleh badan medis manapun untuk memberikan pembacaan yang akurat.

2. Ada Banyak Aplikasi Oximeter Palsu yang Tersedia untuk Ponsel Android

Perusahaan keamanan siber Quick Heal baru-baru ini menemukan beberapa aplikasi oximeter palsu di Google Play Store. Juga, ada banyak aplikasi semacam ini yang tersedia di app store pihak ketiga. Penting untuk dipahami bahwa oximeter memerlukan hardware yang didukung pada perangkat agar berfungsi. Hanya karena aplikasi aplikasi tertentu berfungsi di perangkat lain, bukan berarti aplikasi ini juga berfungsi di ponsel Anda. Juga, ada banyak aplikasi palsu yang mengklaim memberi Anda pembacaan SpO2 secara gratis hanya dengan meletakkan jari Anda di lensa kamera atau pemindai sidik jari. Aplikasi ini hanya menipu Anda untuk percaya bahwa ini berfungsi saat memanen data pribadi Anda di background.

3. Jangan Mengunduh Aplikasi dengan Mengklik Tautan yang Anda Dapatkan melalui SMS, Email atau Pesan WhatsApp

Jangan mengunduh aplikasi apapun dengan mengklik tautan yang Anda dapatkan melalui SMS, email atau pesan WhatsApp yang mengaku sebagai aplikasi oximeter. Aplikasi ini sebagian besar palsu dan merupakan malware yang menyamar untuk mencuri data Anda dan terus menyebar dengan mengirimkan SMS secara diam-diam ke teman Anda dengan mencuri informasi kontaknya.

4. Nonaktifkan Penginstalan Aplikasi dari Sumber yang tidak Dikenal di Ponsel Android Anda

Buka menu Setting di ponsel Android Anda dan nonaktifkan penginstalan aplikasi dari sumber yang tidak dikenal. Ini akan mencegah aplikasi yang tidak dikenal atau aplikasi yang tidak disetujui oleh Google untuk diinstal di ponsel Android Anda. Karena ada banyak aplikasi oximeter yang tidak dikenal hadir di platform pihak ketiga, opsi ini akan mencegah Anda menggunakan aplikasi acak dan tidak dapat diandalkan.

5. Baca Izin yang Diminta Aplikasi Oximeter Sebelum Menginstal

Jika aplikasi oximeter meminta izin untuk mengakses kontak Anda dan mengirim SMS, kemungkinan besar ini palsu dan bisa jadi merupakan malware. Aplikasi oximeter tidak memerlukan akses ke kontak dan SMS untuk berfungsi.

6. Saat Mengunduh Aplikasi Oximeter, Periksa Ini untuk Memastikan Ini tidak Palsu

Sesuai Quick Heal, “Pengembang jahat memalsukan nama aplikasi asli dan nama pengembang. Jadi, pastikan Anda mengunduh aplikasi asli saja. Seringkali deskripsi aplikasi mengandung kesalahan ketik dan kesalahan tata bahasa. Periksa situs web pengembang jika tautan tersedia di halaman web aplikasi. Hindari menggunakannya jika ada yang terlihat aneh.”

7. Gunakan Aplikasi Antivirus yang Dikenal untuk Melindungi Ponsel Android Anda

Sangat disarankan untuk mendapatkan aplikasi antivirus berbayar untuk ponsel Android Anda untuk melindungi dari aplikasi palsu. Baik itu aplikasi oximeter, aplikasi game atau jenis aplikasi lainnya, aplikasi antivirus atau antimalware akan membantu Anda tetap terlindungi.

(Visited 8 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *