Akankah OS Huawei Hongmeng Merobohkan Google Android?

Huawei telah meluncurkan OS baru, Hongmeng, setelah ditempatkan pada daftar hitam perdagangan AS. OS baru ini adalah pengganti Android Google yang telah digunakan perusahaan ini di perangkat selulernya. OS juga akan bertindak sebagai pengganti untuk OS Windows milik Microsoft pada laptop dan tablet.

Sementara Huawei menegaskan tidak ingin menggunakan OS baru ini, perang dagang AS-China yang ganas menjadikannya tanpa opsi lain. Perang dagang antara kedua kekuatan ekonomi ini dapat mempersulit perusahaan ini untuk menyelesaikan masalah dengan AS.

Pengungkapan OS Huawei harus menjadi perhatian utama Google. Huawei adalah vendor smartphone terbesar kedua, di belakang Samsung dan di depan Apple. Demikian juga, penjualan perangkat Huawei telah membantu menegaskan dominasi Android Google. Pangsa pasar Android di perangkat seluler saat ini berada di lebih dari 70%, menurut data StatCounter.

Huawei OS yang sukses dapat memiliki efek riak pada lingkungan OS seluler. Sebagai permulaan, Huawei bisa berhasil membujuk vendor smartphone China lainnya untuk mulai menggunakan OS Hongmeng-nya.

Jurang Google Android

Namun, Hongmeng akan menghadapi perjuangan berat untuk bersaing melawan Google Android. Naiknya Huawei menjadi vendor smartphone terbesar kedua ada hubungannya dengan Google Android. Fakta bahwa perusahaan ini menjual sebagian besar smartphone-nya di luar China berarti akan sulit menjual produk yang tidak memiliki aplikasi Google.

Pelanggan akan dapat mencoba Huawei OS baru ketika Huawei meluncurkan produk smart display baru. Platform e-commerce China JD.com sudah mulai melakukan reservasi untuk dua produk smart display mendatang. Jumlah penjualan yang diperoleh kedua perangkat dapat menunjukkan apakah Huawei memiliki peluang dengan Hongmeng.

Dampak Perang Dagang AS-China

Bahkan ketika Huawei memoles OS barunya, perang dagang AS-China terus menimbulkan risiko yang signifikan. Namun, Huawei bukan satu-satunya perusahaan yang merasakan panasnya kebuntuan perdagangan. Perusahaan-perusahaan AS juga terhuyung-huyung dari dampaknya. Sebagai contoh, Apple sudah mempertimbangkan untuk memindahkan produksi produk-produk utamanya dari China, menurut Nikkei Asian Review.

Hewlett-Packard dan Dell juga mengisyaratkan kemungkinan pemindahan produksi ke negara lain. GoPro telah memindahkan produksi kamera yang terikat di AS ke Meksiko untuk menghindari ancaman tarif perdagangan.

Kebuntuan antara AS dan China juga bisa berdampak pada Google Android. Perusahaan China yang telah membantu menegaskan dominasi Android dipaksa untuk menggunakan sistem operasi lain dapat menyebabkan kerugian yang signifikan untuk bisnisnya.

(Visited 7 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *